Pasar Tanjung adalah salah satu pasar rakyat yang terdapat di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pasar ini didirikan pada tahun 1973. Pasar ini merupakan pasar rakyat terbesar di Jember dengan luas sebesar 25.105 m2, yang tepatnya betempat di antara jalan-jalan berikut; sebelah selatan Jl. Trunojoyo, sebelah utara Jl. Untung Suropati, sebelah timur Jl. Dr. Wahidin, sebelah barat Jl. Samanhudi Jember. Pasar Tanjung adalah satu – satunya pasar tradisional kelas utama di Kabupaten Jember yang sangat potensial melayani kebutuhan masyarakat perkotaaan maupun pedesaan karena letaknya yang ada di pusat kota. Dari tahun ke tahun animo pedagang maupun konsumen semakin meningkat jumlahnya. Sehingga diadakannya penertiban atau penataaan pedagang dengan akses jalan masuk maupun keluar, sehingga para konsumen maupun pengunjung tidak saling berdesakan. Pasar Tanjung memiliki keunikan bangunan yang tidak dimiliki pasar-pasar rakyat lainnya. Pasar Tanjung memiliki menara air (tandon) yang menjulang tinggi yag ada di tengah pasar, sehingga terlihat tegak berdiri megah di tengah-tengah pasar. Menara air ini awalnya dikenal dengan sebutan Watertoren te Djember. Menara air ini dibangun oleh Provencial Water Leiding Bedrijf, Perusahaan Daerah Air Minum yang didirikan oleh Pemerintah Belanda (Provencial Oost Java) yang berkedudukan di Surabaya, pada tahun 1932. Kemudian pada tahun 1939 oleh Provencial Oost Java, perusahaan tersebut dijual kepada Regentschap te Djember, dan sejak tahun 1940 perusahaan tersebut berganti nama menjadi Regentschap Water Leiding Bedrijf te Djember yang menjadi cikal bakal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jember. Menara air didirikan di tempat tersebut, karena pada waktu itu pusat perdagangan sekaligus pusat hiburan masyarakat adalah kompleks Pasar Tanjung sampai Jalan Sultan Agung. Dulu di lokasi tersebut sebagian merupakan Pasar Tanjung, dan sebagian lagi adalah terminal lama Jember. Namun, hanya Pasar Tanjung yang masih bisa disaksikan sampai sekarang, sedangkan terminal lamanya sudah menghilang. Kini, menara air ini bukan sekadar menyediakan air bersih kepada masyarakat melalui sistem perpipaan, melainkan juga menjadi salah satu maskot atau ikon yang ada di Kota Jember. Menara air peninggalan Belanda ini menjadi heritage yang masih meninggalkan jejak berupa bangunan menjulang tinggi yang kokoh dan khas. Berikut ini foto-foto kemegahan menara air pasar tanjung dari dulu hingga sekarang. Menara air pasar tanjung masa kini, masih terlihat megah Oleh karena keunikan yang ada di pasar ini. Pasar Tanjung menjadi ikon pasar yang terkenal di Kabupaten Jember, bahkan nama pasar tanjung di Jember ini sudah tidak asing lagi di kota-kota tetangga.